Kami berangkat dari Jogjakarta menuju Maumere, transit di Denpasar. Pesawat mendarat dengan mulus di Bandara Frans Seda, Maumere. Aku sangat kaget melihat anak-anak menyambut dengan antusias. Perasaanku campur aduk antara sedih, senang, dan terharu. Dalam hati saya menyampaikan terima kasih kepada anak-anak dan ibu guru yang menyambut kedatangan kami.
Sesudahnya, kami bertemu dengan Romo Cyrilus yang mendapat tugas pelayanan khusus di Pulau Besar. Bersama beliau, kami bertemu dengan Bapa Uskup Maumere, Mgr. Kherubim Pareira SVD. “Semoga kalian dapat berkarya untuk kepentingan anak-anak, bukan untuk kepentingan diri sendiri. Guru-guru umumnya tidak mau ditempatkan di daerah terpencil,” kata Bapa Uskup kepada kami.
Tiga Alasan
Mengapa berangkat ke Pulau Besar? Untuk saya, setidaknya ada tiga alasan. Pertama, ini adalah wujud syukurku kepada Tuhan atas segala berkat dan kebaikan dari-Nya yang saya terima dalam hidupku selama ini. Aku lahir dan dibesarkan dalam keluarga yang berkecukupan. Aku juga mendapatkan kesempatan untuk belajar, menuntut ilmu hingga ke jenjang perguruan tinggi. Aku ingin melakukan hal kecil bukan untuk membalas, tetapi lebih untuk berbagi dan mensyukurinya. Dan kini aku bisa bisa melakukannya dalam Program Bentara Cahaya ini.
Kedua, aku ingin berbagi, pergi ke sebuah tempat yang jauh dan melakukan apa yang bisa dilakukan, semampuku dengan senang hati. Aku yakin akan ada banyak pengalaman baru di sana. Ketika saya berada di sebuah tempat yang baru tentu saya akan mengalami hal baru. Apa yang saya alami di Pulau Besar tidak akan pernah saya dapatkan di Jogjakarta. Memang berat, namun inilah kesempatan emas untuk dapat menemukan pengalaman baru.
Ketiga, tentunya tinggal di sebuah daerah selama satu tahun merupakan sebuah pengalaman istimewa untuk mendapatkan banyak sahabat dan membangun relasi dan orang-orang baru. Program ini adalah kerjasama Indosiar TV dengan Caritas Keuskupan Maumere. Tentu, aku akan bertemu dengan orang-orang baru. Itulah alasan atau motivasi membulatkan tekadku untuk menginjakkan kaki di Pulau Besar.
#30DWC
#30DWCJILID8
#DAY14
Tidak ada komentar:
Posting Komentar